Cerita di Balik Biji Kami
Kami mulai pada 2021 dari teras rumah dengan satu mesin espresso kecil.
Kami membeli biji dalam jumlah kecil agar selalu segar, menyangrainya setiap minggu, dan menggilingnya tepat sebelum diseduh. Kalau rasa kopi hari itu kurang pas, bilang saja — kami buatkan ulang tanpa biaya tambahan.
Tempat ini memang tidak besar. Tapi kami menjaga hal-hal sederhana: meja bersih, musik pelan, dan barista yang mengingat pesanan pelanggan tetap.
- Arabika Gayo — rasa cokelat dan sedikit jeruk
- Arabika Toraja — lebih tebal, cocok untuk latte
- Robusta Lampung — pahit mantap untuk kopi susu & tubruk